PASURUAN - Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Grati bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melaksanakan kegiatan pengasapan (fogging) di wilayah Desa Karanglo, Kecamatan Grati, pada Rabu (25/03/2026).
Kegiatan ini merupakan respons cepat pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti di titik-titik rawan pemukiman warga.

Sebelum mesin fogging dioperasikan, rangkaian kegiatan diawali dengan inspeksi mendalam melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan pengecekan jentik di rumah-rumah warga.
Kepala Puskesmas Grati, dr. Eko Santoso Machfur, memimpin langsung jalannya pengecekan didampingi oleh tim gabungan yang terdiri dari:
Petugas Surveilans dan Petugas DBD.
Petugas Kesehatan Lingkungan (Kasling).
Bidan Desa Karanglo.
Kader Kesehatan setempat.
"Fogging bukanlah solusi utama, melainkan langkah penunjang. Hal yang paling krusial adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui 3M Plus. Hari ini kami memastikan dulu sejauh mana populasi jentik di lapangan sebelum melakukan pengasapan," ujar dr. Eko di sela-sela peninjauan.

Setelah pemetaan wilayah selesai dilakukan, tim dari BPBD Kabupaten Pasuruan menyisir lorong-lorong desa dan area selokan untuk melakukan pengasapan. Sinergi antara tenaga kesehatan dan tim penanggulangan bencana ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Karanglo dari ancaman penyakit menular berbasis lingkungan.
Pemerintah desa dan kader kesehatan setempat juga turut memberikan edukasi kepada warga agar tetap rutin menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas meski wilayah mereka telah difogging.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini